KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sekda Kapuas, Septedy mengharapkan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kapuas juga dapat mengambil peran dalam penanganan stunting.

Hal itu disampaikan Septedy saat hadiri pelantikan pengurus perwakilan Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) PGRI Kapuas masa bakti 2023 - 2026 dan dilanjutkan dengan pelatihan KTA digital serta rapat koordinasi PGRI Kabupaten Kapuas, bertempat di Hotel Fovere pada Sabtu, 12 Agustus 2023.

"Mungkin bisa nanti di rapat koordinasi PGRI Kapuas bisa diprogramkan (terkait stunting), meskipun ini bukan terkait langsung," kata Septedy.

Tetapi, menurut dia peran PGRI penting yakni terkait dengan stunting, bagaimana mengedukasi pola asuh yang baik, kepada masyarakat maupun peserta didik.

"Dapat dilakukan melalui pendekatan edukasi, karena banyak orang yang ekonominya baik tetapi pendekatan edukasinya kurang juga dapat membuat anak tak berkembang," ucapnya.

"Karenanya melalui kesempatan yang baik ini PGRI juga kami bisa kami harapkan berkontribusi terhadap penanganan stunting," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/R)