SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Event lari Pangkalan Bun 10 K disosialisasikan kepada komunitas pelari di Sampit. Event lari yang juga sebagai menggerakkan donasi untuk dunia pendidikan itu didukung penuh oleh Yayasan Abdul Rasyid Foundation. 

"Sampit ini sebagai salah satu kota di mana banyak pelari, dengan banyaknya pelari ini bisa kita ajak untuk join di pangkalan Bun 10K di tanggal 24 September 2023 nanti," kata Humas Pangkalan Bun 10 K Rinduan Ali, Sabtu, 12 Agustus 2023.

Sampit memiliki pelari yang lumayan besar dan potensial. Bahkan setiap event lari di Pangkalan Bun dijuarai oleh pelari dari Sampit. Ali berharap, pelari di Sampit memberi support untuk menyukseskan Pangakalan Bun 10 K.

"Tetapi sebelum kami mengadakan sosialisasi ini, justru teman-teman di Sampit sudah aware sudah tahu bahwa kita akan mengadakan event Pangkalan Bun 10 K. Mereka yang mendaftar duluan sudah banyak," ujar Ali. 

Pangkalan Bun 10 K dibuka dengan 3 kategori yakni bagi pelajar usia 10 hingga 18 tahun, kategori umum berusia 19 hingga 40 tahun, dan kategori Master 40 tahun lebih hingga lansia.

--page

Selain melewati city view dan tepi sungai, rute Pangkalan Bun 10K direncanakan melalui tempat Iconic Kesultanan Istana Kuning, Tower Abdul Rasyid Foundation, dan Pasir Panjang. Sebagai upaya mempromosikan destinasi wisata Pangkalan Bun. 

"Pangkalan Bun terkenal dengan rute naik turunnya. Ini akan kita suguhkan kepada pelari sebagai salah satu tantangan untuk ditaklukan. Bagi pelari yang jarang lari jauh bagaimana mengantisipasinya," tuturnya. 

Pangkalan Bun 10 K didukung penuh oleh Yayasan Abdul Rasyid Foundation. Ketertarikan CEO Yayasan Abdul Rasyid Foundation, Monica Putri Rasyid, bahwa evet ini bukan hanya sekedar lari namun juga berdonasi.

Event lari ini akan berdonasi dalam bidang pendidikan. Khususnya kepada kurang lebih 13 sekolah yang dilalui Pangkalan Bun 10 K.

"Ini yang menjadi ketertarikan CEO Monica Putri Rasyid bahwa event ini tak hanya sekedar olahraga lari, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan. Kami akan membantu apa yang menjadi kebutuhan sekolah itu. Seperti renovasi WC, pengadaan buku dan sebagainya," tutupnya. (DEWI PATMALASARI/J)