PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebagai antisipasi kekurangan sumber air selama musim kemarau, khususnya saat puncak musim kemarau berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Arut Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sudah melakukan berbagai persiapan.

Direktur Perumdam Tirta Arut Sapriansyah, Minggu, 13 Agustus 2023 menjelaskan antisipasi tersebut dilakukan untuk mencegah terganggunya suplai air bersih pada pelanggan air bersih yang diterima di rumahnya masing-masing. 

“Karena saat ini kami akui akibat pengaruh musim, ketersediaan air baku di sumber air yang kami gunakan mulai berkurang. Untuk itulah sekitar seminggu sebelumnya kami melakukan pendalaman dan pelebaran sumber air baku di Unit Pelayanan Kubu dan Unit Pelayanan Kumpai Batu,” jelas Sapriansyah.

Selain itu, menurut Sapriansyah, agar kondisi ketersediaan air baku tetap terjaga, maka pihaknya juga melakukan pengamanan wilayah hutan sekitar sumber air baku.

“InsyaAllah jelang puncak musim kemarau sekitar bulan September 2023 di Kabupaten Kobar, suplai air ke pelanggan tidak ada gangguan. Karena sebaga sumber air baik yang berada dipermukaan maupun dibawah tanah dan sumber air sudah kami lakukan pengamanan,” jelas Sapriansyah.

--page

Sapriansyah juga menjelaskan selain di Unit Pelayanan Kubu dan Unit Pelayanan Kumpai Batu, pihkanya juga telah melakukan kegiatan serupa di unit pelayanan lain dengan cara yang disesuaikan tergantung dari mana air tersebut didapatkan.

“Alhamdulillah, hingga saat ini masih belum ada keluhan dari pelanggan,” jelas Sapriansyah. (WAHYU KRIDA/Y)