BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Menjelang HUT ke-78 Republik Indonesia 17 Agustus 2023, Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar) turut menyukseskan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih.
Kegiatan yang digelar di Taman Palagan Sambi, Kawasan Bundaran Pancasila, Minggu, 13 Agustus 2023 sore diikuti peserta yang terdiri atas ASN, TNI, Polri, ormas dan masyarakat.
Di momen itu, dibagikan 1,574 lembar dari total bendera yang terkumpul melalui Kesbangpolinmas Kobar dan masing-masing kecamatan dengan total 7.624 lembar.
Plh Sekda Kobar, Juni Gultom di lokasi kegiatan mengatakan, pendanaan untuk penyediaan bendera tidak berasal dari anggaran pemerintah daerah karena sifat kegiatan ini adalah gerakan bersama.
"Bendera tersebut merupakan hasil sumbangan dari partisipasi ASN, Parpol, dunia usaha dan masyarakat. Selain di lokasi Taman Palagan Sambi ini, kegiatan yang sama juga digelar di berbagai kecamatan lain di Kabupaten Kobar," ujar Plh Sekda.
--page
Dia menuturkan, berdasarkan informasi dari Kemendagri, saat ini, realisasi pengumpulan Bendera Merah Putih di seluruh Indoensia sudah mencapai 13 juta lembar atau melebihi target awal 10 juta lembar.
"Terdapat pesan Mendagri terkait pelaksanaan gerakan ini. Beliau mengatakan Bendera Merah Putih harapannya tidak hanya dipandang sebagai simbol, namun juga sebagai pemersatu bangsa Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena sudah banyak contoh negara di dunia yang tidak bisa bertahan puluhan hingga ratusan tahun. Karena itulah, kita sebagai anak bangsa harapannya tetap terus menjaga persatuan dan kesatuan yang ada agar negara kita bisa bertahan hingga selama-lamanya," jelas Plh Sekda.
Dia melanjutkan, gerakan pembagian Bendera Merah Putih di seluruh indonesia adalah gerakan nasional dan bukan proyek. "Sehingga dalam pelaksanaannya melibatkan partisipasi seluruh pihak baik ASN, organisasi maupun masyarakat. Gerakan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kembali rasa cinta tanah air dan bangsa yang tidak boleh luntur dari setiap warga negara Indonesia," ungkapnya.
Plh Sekda menambahkan, sejarah membuktikan, dengan hanya bermodalkan semangat persatuan, bisa memperoleh kemerdekaan melalui perjuangan di atas keanekaragaman suku, agama dan etnis.
"Kemerdekaan tersebut juga diperoleh bukan hasil pemberian, namun dari perjuangan pendahulu kita yang mengorbankan jiwa raganya demi berkobarnya Merah Putih di seluruh wilayah Indonesia," demikian Plh Sekda menyampaikan. (WAHYU KRIDA/Y)









