PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Palangka Raya Achmad Zaini mengatakan kualitas udara di kota setempat  dalam kategori baik, meski sedang marak kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.

Hal ini diketahui dari Air Quality Monitoring System ( AQMS) atau Stasiun Pemantau Kualitas Udara yang masih berfungsi dengan baik serta tidak menunjukan penurunan kualitas udara.

"Meskipun beberapa bulan ini cukup banyak terjadi kebakaran lahan namun masih belum terlalu parah. Sehingga, kualitas udara masih normal dan baik," katanya, Senin, 14 Agustus 2023.

Dia mengatakan, untuk kualitas udara tetap bisa dipantau tiap hari dalam menghadapi kemarau dan karhutla.

"AQMS yang dioperasionalkan oleh KLHK tetap beroperasional dalam memberikan informasi kepada masyarakat melalui stasiun pemantauan," ujarnya.

--page

Stasiun tersebut ada di depan Kantor Kecamatan Jekan Raya dan Display Indoor yang ada di UPTD Laboratorium Lingkungan DLH.

"Aplikasi ISPU Net juga dapat didownload secara gratis melalu Playstore pada HP Android," sebutnya.

Sementara untuk papan Informasi yang berada di Bundaran Besar masih sedang dalam masa perbaikan Sesuai jadwal yang disampaikan melalui Surat Direktorat Pengendalian Pencemaran Udara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (HENDRI/H)