BORNEONEWS, Nanga Bulik - Sebanyak 20 orang peserta Enumerator Kabupaten Lamandau mengikuti proses pelepasan di Kantor Setda Lamandau. Tim Enumerator ini terbagi ke dalam lima tim, yang masing-masing tim terdiri dari empat orang.
Tim Enumerator ini memiliki latar belakang tenaga kesehatan yang berbeda, yaitu perawat, gizi, bidan dan sanitarian. Tugas Enumerator adalah melakukan pengumpulan dan penginputan data di blok sensus yang terpilih di Kabupaten Lamandau, terdiri dari 63 blok sensus (BS).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamandau, Rosmawati menjelaskan, Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 ini merupakan langkah penting dalam memperoleh data yang akurat dan komprehensif mengenai kondisi kesehatan masyarakat.
Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Kementerian Kesehatan membutuhkan tenaga kesehatan non-ASN di Kabupaten Lamandau yang memiliki kualifikasi dan persyaratan tertentu sebagai Tim Enumerator.
“Selamat dan sukses untuk para Enumerator yang lolos seleksi dan terpilih menjadi tim SKI Kabupaten Lamandau,” ucap Rosmawati di Nanga Bulik, Senin, 14 Agustus 2023.
--page
Lanjutnya, Enumerator SKI 2023 ini direkrut untuk membantu Kementerian Kesehatan melakukan survei kesehatan indonesia untuk menilai perkembangan status kesehatan masyarakat, faktor risiko, dan perkembangan upaya pembangunan kesehatan termasuk status gizi.
“Tim Enumerator adalah ujung tombak dalam pengumpulan data jadi dalam pengukuran khusunya pada balita harus tepat. Junjung tinggi etika dan adab,” pesan Kadis.
Diketahui, pengumpulan data dilaksanakan hingga 2 Oktober 2023 mendatang. Data yang dihasilkan akan menjadi data dasar dalam penyusunan perencanaan pembangunan kesehatan khususnya RPJMN 2025-2029 untuk menggambarkan berbagai indikator kesehatan tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota. (HENDI NURFALAH/H)









