BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Orang mengenal tugas pemadam kebakaran (damkar) adalah membunuh api dengan air. Tapi, di musim hujan ini, Satuan Damkar Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), juga bertugas mengatasi banjir yang dialami warga di Kota Pangkalan Bun.
Komandan Regu Damkar Kobar, Haryadi Muntaha mengaku, pihaknya mendapat pengaduan warga via telepon ketika banjir dua hari lalu melanda beberapa wilayah Kota Manis akibat hujan deras sepanjang hari.
"Saat itu kita mendapat dua laporan dari warga, yaitu di Jalan Ahmad Yani, Gang Kadadiut Kelurahan Baru dan Jalan DAH Hamzah Kelurahan Mendawai. Di dua lokasi tersebut air menggenangi jalan dan rumah warga walau hujan mulai mereda," jelasnya.
Dan, walaupun hujan masih mengguyur anggota damkar langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan penyedotan air dan mengalirkanya ke parit besar yang berada di sekitar lokasi. "Selain menggunakan mesin sedot berukuran kecil, kita juga menggunakan peralatan manual yaitu timba," ujarnya sambil tertawa.
Meski ketambahan job, Muntaha menuturkan pihaknya tetap terbuka menerima laporan warga melalui line 113 atau 0532-22008 selama 24 jam. Namun, Muntaha meminta warga juga tidak main-main dengan membuat laporan palsu. "Karena nomor telepon tersebut sangat vital untuk pelaporan permintaan bantuan, diharapkan agar tidak lagi digunakan untuk hal iseng," pesannya. (YD/B-10)
Ini Dia Satuan 'Pemadam' Banjir di Kobar
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Komentar (0)
Memuat komentar…

