PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kalteng melaksanakan Rapat Koordinasi Penelitian dan Pengembangan serta Focus Group Discussion (FGD) Indeks Inovasi Daerah (IID).

Kepala Bappedalitbang Kalteng, Leonard S Ampung berharap keluaran atau output dari kegiatan ini dapat memunculkan persepsi yang sama berkenaan dengan kelembagaan perangkat daerah urusan penunjang Bidang Penelitian dan Pengembangan Pasca Peraturan Presiden (Perpres) No 78 tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Selain itu, diharapkan dapat mendorong adanya pemahaman secara menyeluruh tentang pentingnya lembaga Kelitbangan dalam melaksanakan tugasnya.

Termasuk dalam menyusun Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Daerah sebagai landasan Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah yang berbasis pengetahuan (Science Based Policy).

“(Harapannya) meningkatnya kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Bidang Litbang atau Riset dan Inovasi, koordinasi dan fasilitasi antar mitra kerja kelitbangan atau RIDA, baik di Provinsi maupun kabupaten/kota,” tuturnya.

--page

Leonard menyampaikan kegiatan rakor dan FGD dirangkai dengan peluncuran aplikasi perizinan penelitian ON LINE. (HERMAWAN DP/J)