BORNEONEWS, Sukamara - Bupati Sukamara Windu Subagio mengatakan bahwa kegiatan Apresiasi Bunda Paud di Kabupaten Sukamara sebagai bentuk sinergitas dalam mensukseskan program Paud holistik integratif di Kabupaten Sukamara.
Bupati Sukamara Windu Subagio mengatakan bahwa Pendidikan anak Usia dini menjadi sangat penting supaya stimulus anak terbentuk sejak dini, karena 80 persen perkembangan otak manusia terjadi di usia dini.
"Sehingga periode ini merupakan momen yang tepat untuk menanamkan nilai dan pendidikan pada anak, termasuk status gizi yang menjadi salah satu aspek terpenting guna mendukung tumbuh kembang, pembentukan karakter kemas serta kerja dasar yang akan dibawa hingga dewasanya," ujar Windu.
Windu menjelaskan, berdasarkan peraturan presiden nomor 60 tahun 2013 mengamanatkan agar pengembangan anak usia dini hendaknya dilakukan secara holistik dan integratif. Di mana pengembangan fotolistrik integratif adalah pengembangan anak usia dini yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam, meliputi beberapa aspek fisik dan nonfisik, termasuk mental, emosional dan sosial.
"Pengembangan pakholistik integratif juga bertujuan memenuhi hak anak mulai dari hak anak untuk terhindar dari penyakit, serta hak anak terpenuhi kecukupan gizi agar dapat bereksplorasi dan mengembangkan kemampuan otaknya dengan maksimal. Selain itu, anak juga perlu diberikan stimulasi sedini mungkin, mendapatkan pengasuhan yang baik serta hak mendapatkan perlindungan dari kekerasan fisik psikologis," tukas Windu Subagio.
Sehingga melalui kegiatan Apresiasi Bunda Paud yang dilakukan, diharapkan dapat menerapkan atau mensukeskan program PAUD holistik integratif di Kabupaten Sukamara.
--page
"Apresiasi Bunda Paud Kecamatan, Bunda Paud Desa atau Kelurahan, Pojka Bunda Paud Kecamatan dan Lembaga Paud dengan layanan Paud Holistik Integratif ini adalah sebagai penghargaan dan sinergitas semua pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Sukamara dalam mensukseskan program PAUD holistik integratif, baik di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa atau kelurahan melalui peran Bunda PAUD di Pokja Bunda PAUD," tukas Windu Subagio. (NORHASANAH/J)









