SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Penerapan Pendidikan  Anak Usia Dini (PAUD) dengan Holistik Integratif di Kabupaten Sukamara saat ini masih terbadap berbagai pernasalahan, sehingga menyebabkan terbatasnya jangkauan.

Bupati Sukamara, Windu Subagio mengatakan, berdasarkan peraturan presiden nomor 60 tahun 2013 mengamanatkan agar pengembangan anak usia dini hendaknya dilakukan secara holistik dan integratif. 

"Pengembangan pakholistik integratif juga bertujuan memenuhi hak anak mulai dari hak anak untuk terhindar dari penyakit, serta hak anak terpenuhi kecukupan gizi agar dapat bereksplorasi dan mengembangkan kemampuan otaknya dengan maksimal. Selain itu, anak juga perlu diberikan stimulasi sedini mungkin, mendapatkan pengasuhan yang baik serta hak mendapatkan perlindungan dari kekerasan fisik psikologis," kata Windu Subagio pada acara Apresiasi Bunda Paud, Selasa, 15 Agustus 2023.

Menurutnya, untuk menetapkan Paud Holistik Integratif masih menghadapi berbagai permasalahan yang menyebabkan terbatasnya jangkauan, jenis pelayanan, dan kesenjangan kebutuhan esensial anak.

"Hal ini disebabkan pelayanan belum terintegrasi, kualitas pengelolaan kurang profesional, keterbatasan jumlah lembaga penyelenggara, keterbatasan jumlah tenaga yang memiliki kompetensi di bidangnya, distribusi lembaga penyelenggaraan kurang merata," ujar Windu.

Selain itu, juga karena fasilitas pelayanan kurang memadai, pelayanan belum memenuhi seluruh aspek kebutuhan esensial anak, pemahaman akan pentingnya pengembangan anak usia dini yang holistik integratif dan para pemangku kepentingan masih terbatas.

Sehingga melalui kegiatan Apresiasi Bunda Paud yang dilakukan, diharapkan dapat menerapkan atau mensukeskan program PAUD holistik integratif di Kabupaten Sukamara. 

--page

"Apresiasi Bunda Paud Kecamatan, Bunda Paud Desa atau Kelurahan, Pojka Bunda Paud Kecamatan dan Lembaga Paud dengan layanan Paud Holistik Integratif ini adalah sebagai penghargaan dan sinergitas semua pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Sukamara dalam mensukseskan program PAUD holistik integratif, baik di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa atau kelurahan melalui peran Bunda PAUD di Pokja Bunda PAUD," tukas Windu Subagio. (NORHASANAH/J)