BORNEONEWS, Palangka Raya - Berdasarkan data terbaru dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Palangka Raya, hingga saat ini ada sebanyak 126 kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Palangka Raya.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani menyampaikan, dari 126 kejadian Karhutla di Kota Cantik, setidaknya kurang lebih ada 72,98 Hektar (HA) luas lahan dan hutan yang terbakar.
Di mana untuk kejadian kebakaran terbanyak pertama terjadi di Kecamatan Jekan Raya dan di Kecamatan Sebangau. Dua kecamatan tersebut menjadi perhatian kami saat ini karena sering terjadi Karhutla.
"Kecamatan Sebangau dan Kecamatan Jekan Raya ini untuk kondisi tanah gambut dengan vegetasi semak belukar, dan untuk kondisi lahan sendiri kondisinya sangat kering," katanya, Rabu, 16 Agustus 2023.
Sambungnya, ada beberapa lokasi yang berulang kali terjadinya Karhutla. Seperti di Jalan Dulin Kandang, Jalan Karya Hapakat dan Jalan DA Tawa. Yang memang kondisi jalannya masih banyak lahan serta semak belukar.
--page
"Berdasarkan Prakiraan cuaca dari Stasiun Meteorologi Klimatologi Kelas I Tjilik Riwut Kota Palangka Raya seminggu kedepan Kota Palangka Raya nihil potensi hujan, yang akan berdampak pada keringnya lahan," pungkasnya. (PATHUR/J)









