BALAPAN MotoGP Austin, Amerika Serikat, yang digelar di Circuit of the Americas (COTA) tinggal satu hari lagi, tepatnya digelar Minggu (10/4/2016).


Menjelang digelarnya adu kencang kuda besi di negara bagian Texas itu, banyak pihak memprediksi pembalap Tim Repsol Honda Marc Marquez bakal kembali berjaya.


Motor RC213V yang dikendarai pembalap asal Spanyol itu boleh saja masih diragukan konsistensinya. Mengingat setiap lintasan akan membuat motor bereaksi berbeda akibat penggunaan ban Michelin dan perangkat elektronik (ECU) terbaru. Meski begitu, hal tersebut diprediksi tidak akan membuat Mar­quez kesulitan tampil baik di COTA.


Prediksi itu tidak lepas dari performa apik Marquez setiap berlaga di GP Austin. Sejak ber­gabung dalam kalender balap MotoGP 2013, pembalap 23 tahun itu langsung perka­sa di Sirkuit COTA. Pada musim debutnya ter­sebut, pembalap bertinggi badan 168 centi­me­ter itu langsung meraih kemenangan. Begitu pu­la pada 2014 dan 2015. Dominasinya inilah yang membuat COTA disebut-sebut sebagai ru­mah kedua Marquez.


Statistik gemilang di COTA, ditambah keja­ya­annya di Argentina akhir pekan lalu, sudah pasti akan menjadi modal berharga bagi Mar­quez untuk kembali menapaki puncak po­dium Minggu nanti. Meski begitu, ia harus waspada pada tenaga besar motor Desmo16 GP milik Tim

Ducati.


Namun, Marquez sepertinya tidak perlu ter­lalu mengkhawatirkan dou pembalap Ya­maha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Meski Rossi dan Lorenzo juga mengincar po­dium pada balapan akhir pekan nanti, se­ja­rah tidak berpihak pada keduanya.

Prestasi terbaik Yamaha di sirkuit tersebut ia­lah saat Rossi finis di peringkat ketiga pada mu­sim lalu. (CNN/Crash/B-3)