KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bupati Gunung Mas, Jaya S Monong mengajak semua pihak di wilayah setempat agar waspada terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan.

"Perlu kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus benar- benar kita tingkatkan," ujar orang nomor satu di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau itu, Jumat, 18 Agustus 2023.

Sebab, kata Jaya, BMKG memperkirakan musim kemarau tahun ini lebih panjang dan kering akibat fenomena el nino, dan puncaknya akan terjadi pada Bulan Agustus dan September ini. 

Dia melanjutkan, dalam dua  bulan terakhir, jumlah hotspot dan kejadian karhutla yang terjadi cenderung meningkat, berdasarkan data posko karhutla Provinsi Kalimantan Tengah.

Pada bulan Juli 2023, terdeteksi 722 hotspot, 333 kejadian karhutla, dan 1.311 hektare luas lahan terbakar. Sementara itu, untuk Bulan Agustus sampai tanggal 13 Agustus 2023, sudah tercatat ada 1.838 hotspot, 372 kejadian karhutla, dan 803,59 hektare lahan terbakar.

--page

Oleh karena itu, diharapkan kepada semua pihak, baik pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, forkopimda, instansi terkait, maupun seluruh unsur masyarakat untuk bersatu padu dalam penanggulangan karhutla di Kalimantan Tengah khususnya di Kabupaten Gunung Mas. (RISKA YULANA/Y)