KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kasi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama atau Kemenag Kabupaten Kapuas mengingatkan Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) memanfaatlan kemajuan teknologi untuk pembelajaran hingga jaga netralitas di tahun politik.

Hal itu disampaikan Sajarwan saat melakukan pembinaan kepada GPAI di wilayah Kecamatan Basarang. Kegiatan itu atas kerjasama dengan Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI Kecamatan Basarang.

Sajarwan menyampaikan GPAI di era digitalisasi harus bisa memanfaatkan teknologi digitalisasi dalam proses pembelajaran, sehingga pembelajaran menarik dan menyenangkan bagi peserta didik. 

Manfaatkan Aplikasi pembelajaran digital, banyak aplikasi pembelajaran yang dapat di download dan bisa dipakai guru untuk media pembelajarna yang menarik.

“Pembelajaran yang menarik minat siswa dapat memotivasi siswa untuk semangat dalam belajar," katanya, Jumat, 18 Agustus 2023.

--page

Sebelum mengakhiri arahannya GPAI diharapkan agar menjaga netralitas ASN di tahun tahun politik sekarang. 

"Sebagai konsekuensi jika ada GPAI yang ikut berpolitik apalagi mencaleg maka Akun GPAI di aplikasi SIAGA akan di non Aktifkan," ucapnya.

Sebelumnya, Korwil Kecamatan Basarang Karsian dalam kegiatan itu menyampaikan bahwa kesejahteraan GPAI di iringi dengan kualitas belajar, seperti sebelum proses pembelajaran di mulai membaca Al Qur`an terlebih dahulu dan mengamalkan surah-surah pendek serta doa-doa sehari-sehari sebagai bentuk pembentukan karakter siswa yang terdapat di Kurikulum merdeka.

“Orangtua atau wali siswa mengharapkan anaknya setelah lulus sekolah tingkat dasar setidaknya bisa membaca dan menulis Al Quran ,wudhu, sholat dan doa-doa pendek," ucap Karsian. (DODI RIZKIANSYAH/H)