DINAS Pertanian dan Peterna­kan (Distanak) Provinsi Kali­man­­tan Tengah memprogram­kan pencetakan sawah baru se­luas 17 ribu hektare pada ta­hun ini.


Lokasi pencetakan sawah ba­ru itu tersebar di sembilan ka­bupaten, meliputi Barito Uta­ra seluas 1.500 hektare, Ba­rito Selatan 2.000 hektare, Barito Timur 1.500 hektare, Ka­puas 1.000 hektare, Pulang Pisau 4.235 hektare, Katingan 5.000 hektare, Gunung Mas 1.200 hektare, Kotawaringin Timur 200 hektare, dan Seru­yan 575 hektare.


Kepala Bidang Pengemba­ng­an Sarana dan Prasarana Per­ta­nian Distanak Kalteng Alvin Pong­tuluran mengatakan, pen­cetakan sawah baru tersebut merupakan tindak lanjut da­ri nota kesepahaman anta­ra Kementerian Pertanian dan TNI. 


“Pengerjaannya dila­kukan TNI,” ungkap Alvin, Jumat (8/4/2016).


Untuk mendukung penceta­kan sawah baru tersebut, pe­merintah pusat menyediakan ang­garan pembelian sarana dan prasana pendukung, se­perti traktor tangan, mesin pom­pa air, dan mesin penanam padi.


Jumlah bantuan traktor ta­ngan yang akan diberikan se­banyak 577 unit, pompa air 118 unit, dan mesin penanam padi 76 unit. “Dana pembeli­an sarana dan prasarana per­tanian ini bersumber dari APBN dan sekarang dalam pro­ses pengadaan,” tambah­nya.


Lebih lanjut, dia mengata­kan, upaya khusus peningkat­an produksi pertanian tidak ha­nya dilakukan untuk komo­ditas padi, tetapi juga jagung dan kedelai. Hal ini lantaran kedua komoditas itu juga menjadi prioritas khusus dengan maksud untuk mengurangi ketergantungan kebutuhan dari pasokan impor. (TP/B-3)