BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Kalimantan Tengah akan menyalurkan 771 unit alat produksi pertanian (Alsintan) guna menunjang program perluasan lahan pertanian tahun 2016 di wilayah setempat.
"Alsintan yang akan dibagikan kepada petani adalah hand tractor, mesin pompa air dan rice transplanter unit atau unit mesin penanam padi," ungkap Kadistanak Tute Lelo saat dihubungi via telepon oleh Borneonews, Sabtu (9/4/2016).
Sebelumnya Kepala Bidang Pengembangan Sarana dan Prasarana Pertanian, Distanak Provinsi Kalteng, Alvin Pongtuluran mengatakan jumlah hand tractor yang akan diberikan untuk pengembangan dan peningkatan pertanian di Kalteng sebanyak 577 unit, pompa air sebanyak 118 unit dan mesin penanam padi sebanyak 76 unit.
"Seperti halnya perluasan sawah yang dananya berasal dari APBN, anggaran untuk pengadaan Alsintan ini juga berasal dari APBN," ungkap Alvin, Jumat (8/4/2016).
Perbedaannya, lanjutnya, pencetakan sawah seluas 17.300 hektar dikerjasamakan dengan TNI, sedangkan pengadaan alsintan dilakukan melalui LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) dan berdasarkan e-catalogue atau katalog elektronik.
Ditanya tentang pembangunan irigasi untuk menunjang perluasan sawah di Kalteng, Alvin menyatakan, pihaknya tidak akan melakukannya karena anggaran untuk hal tersebut memang tidak tersedia.
"Anggaran untuk pembangunan irigasi dalam rangka menunjang pencetakan sawah tahun ini tidak ada. Karena syarat sawah yang akan dicetak adalah tersedianya saluran irigasi atau sumber air. Kalau di luar hal itu, kita ada rehabilitasi jaringan irigasi tersier di Barito utara dan Barito Timur dengan coverage area (cakupan area) 3.600 hektar. Itu pun daananya langsung dari pusat ke kabupaten," tutup Alvin. BORNEONEWS/TESTI PRISCILLA


