PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Palangka Raya saat ini cukup merajalela, hal tersebut dibuktikan dengan kasus Karhutla yang cukup banyak setiap harinya.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani menyampaikan, dalam satu minggu terakhir ada satu daerah yang menjadi perhatian pihaknya semua. Yaitu daerah Jalan Karya Hapakat.

Dalam kurun waktu satu minggu terakhir, Jalan Karya Hapakat diketahui sudah lima kali terjadi Karhutla. Dengan luas lahan yang terbakar di daerah tersebut kurang lebih 16,75 Hektar (HA) dari lima kejadian.

"Hari ini padam besok sisi sebelahnya yang terbakar, kita padamkan lagi, sisi sebelahnya lagi yang terbakar, hal ini terus berulang - ulang hingga lima kejadian," katanya, Minggu, 20 Agustus 2023.

Adanya hal tersebut membuat Satgas Karhutla Kota Palangka Raya rutin melakukan patroli ke Jalan Karya Hapakat dan melakukan upaya pendinginan bekas lahan yang terbakar.

"Jalan Karya Hapakat dan Jalan Petuk Ketimpun menjadi perhatian kita saat ini, dimana setiap harinya dilakukan upaya patroli dan pendinginan lahan untuk mencegah terjadinya Karhutla," pungkasnya. (PATHUR/R)