BORNEONEWS, Palangka Raya - Pawai Paskah oleh Pemerintah Kota Palangka Raya di Lapangan Sanaman Mantikei tertunda karena hujan deras sejak pukul 13.30 WIB.
Hujan yang tiba-tiba saja turun mengakibatkan jadwal pawai yang semula akan berlangsung pada pulul 14.00 menjadi tertunda. Ratusan peserta pawai yang berasal dari gereja-Gereja, sekolah dan universitas harus rela berdesakan dan berteduh di tenda-tenda yang disediakan panitia.
Panitia kemudian berinisiatif menampilkan tarian daerah yang disambut tepuk tangan bahkan tiupan terompet dari para peserta dan penonton yang hadir. Tak hanya sampai di situ, menganggap bahwa hujan ini adalah hujan berkat, panitia kemudian mengajak peserta dan penonton untuk menaikkan puji-pujian bagi kemuliaan nama Tuhan. Berbagai lagu dinyanyikan bersama bersama dengan doa yang dipanjatkan secara syafaat.
"Yah, mau bagaimana lagi, namanya hujan. Ditunggu saja, tapi pasti pawainya tetap jalan lah kan semua peserta sudah persiapan," ungkap Ria Natallia, seorang peserta pawai yang berasal dari Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) kepada Borneo News.
Hujan masih belum juga berhenti hingga pukul 14.43 WIB namun peserta masih bertahan. Ria mengatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan sejak jauh-jauh hari untuk mengikuti kegiatan ini. Karenanya, pihaknya akan tetap bertahan sampai ada pengumuman resmi dari panitia apakan tetap akan melanjutkan atau menunda kegiatan tersebut di hari lain. (TESTI PRISCILLA/m)


