PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Masa balita dan anak-anak memerlukan asupan gizi yang cukup serta lingkungan yang baik agar dapat tumbuh kembang dengan optimal dan terhindar dari stunting.

Kepala Dislutkan Provinsi Kalteng Darliansjah menyampaikan stunting merupakan ancaman yang perlu diberantas agar dapat tercipta generasi emas.

"Masa pertumbuhan balita harus ditunjang dengan pemberian asupan protein hewani yang cukup,” sebut Darliansjah dalam keterangan tertulisnya, Senin, 21 Agustus 2023.

Darliansjah mengingatkan banyak potensi pangan lokal yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan protein balita.

“Upayakan untuk membuat makanan yang berasal dari sumber- sumber pangan lokal agar mudah diperoleh dan membantu perekonomian masyarakat," ungkap Darliansjah.

Sebelumnya Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo mengingatkan stunting bukan hanya berdampak pada tinggi anak, namun bisa mengganggu kecerdasan dan kesehatan anak.

--page

Ia menekankan percepatan penurunan stunting harus diperhatikan dengan serius, karena menjadi salah satu kunci pembangunan SDM ke depan.

"Selain memastikan gizi anak-anak kita terpenuhi agar terhindar dari stunting, kita juga harus membekali mereka dengan akses pendidikan yang berkualitas," tegasnya. (HERMAWAN DP/R)