BORNEONEWS, Sampit - Sebuah rumah semi permanen milik Joran (60) di Jalan Muhran Ali, Gang Pahari, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), habis terbakar pada Selasa, 22 Agustus 2023 dini hari.
Menurut keterangan warga sekitar, Cika, pada saat kejadian, api sudah membesar melalap bagian tengah rumah. Kejadian itu membuat warga lain kaget dan berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya.
"Saya kaget api sudah mulai besar, warga juga berusaha untuk memadamkan api dan langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran saat itu," kata Cika, Selasa.
Api dengan cepat membakar karena bangunan rumah tersebut berkonstruksi kayu. Bahkan, tidak ada bangunan yang tersisa akibat peristiwa ini.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kepala Seksi Humas Dinas Pemadam dan Penyalamatan (Disdamkarmat) Kotim, Hery Wahyudi mengatakan, dalam insiden kebakaran tersebut, pihaknya menerjunkan 2 unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran dan 13 orang anggota untuk memadamkan api.
--page
"Api berhasil kami padamkan sekitar 20 menit. Juga bantu oleh relawan swadaya pemadaman setempat," ucap Hery.
Peristiwa kebakaran itu diduga bersumber dari obat nyamuk yang membakar kasur yang ada di dalam bagian rumah. Beruntung, tidak ada korbam jiwa dalam insiden ini. Hanya saja, korban mengalami kerugian material yang perkirakan mencapai Rp75 juta. (BUDDI RAHMAT H/Y)









