KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Bulan Agustus 2023, kemunculan hotspot atau titik panas di wilayah Kabupaten Kapuas meningkat, dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya di tahun ini.

Hal tersebut berdasarkan data yang disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga bahwa jumlah hotspot yang terpantau periode tanggal 1 Januari sampai dengan 20 Agustus 2023 sebanyak 476 hotspot.

"Dari jumlah 476 tersebut, di bulan Agustus 2023 terpantau 337 hotspot di wilayah Kabupaten Kapuas," katanya, Selasa, 22 Agustus 2023.

Dari data tersebut, untuk wilayah terbanyak muncul hotspot di bulan Agustus 2023 ini terdapat di Kecamatan Mantangai ada 112, Dadahup 97, Kapuas Murung 96, Kapuas Tengah 13, Kapuas Hulu 5, Timpah 9, dan beberapa kecamatan lainnya.

Kendati demikian, kemunculan hotspot yang terpantau tersebut belum tentu terjadi Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, karena terdapat tingkat kepercayaan yang berbeda, mulai dari low, medium dan high.

--page

Selain itu, dia menyampaikan terkait karhutla, upaya yang dilakukan pihaknya adalah menetapkan status siaga darurat Karhutla di wilayah Kabupaten Kapuas.

Kemudian, aktivasi Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla dari tingkat desa kelurahan, kecamatan dan kabupaten (Posko Induk).

Juga melaksanakan pencegahan dan deteksi dini Karhutla melalui sosialisasi kepada masyarakat, pemasangan spanduk imbauan, patroli terpadu, pengecekan hotspot dan Edaran Bupati Kapuas tentang Kesiapsiagaan menghadapi Karhutla kepada seluruh Kades/Lurah, Camat dan Perusahaan Besar Swasta (PBS).

"Juga melaksanakan pemadaman darat Karhutla serta menindaklanjuti laporan-laporan kejadian karhutla di wilayah Kabupaten Kapuas," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/H)