BORNEONEWS, Sampit - Seluas 314,769 hektare lahan terbakar di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) selama ditetapkan status siaga bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Berdasarkan data Pusdalops PB BPBD Kabupaten Kotim, sejak ditetapkan status siaga hingga Selasa, 22 Agustus 2023, luas lahan terbakar tersebar di wilayah tengah dan selatan.
"Lahan terbakar di willayah tengah seluas 156,339 hektar," kata Kepala BPBD Kotim Multazam melalui Sekretaris BPBD Kotim Arief, Rabu, 23 Agustus 2023.
Wilayah tengah meliputi Kecamatan Parenggean seluas 14,95 hektar, Kota Besi 62,125 hektar, Cempaga Hulu 6 hektar, Cempaga 10 hektar, dan Baamang 63,264 hektar.
Sementara wilayah selatan meliputi Kecamatan Mentawa Baru Ketapang 94,93 hektar lahan terbakar, Mentaya Hilir Selatan 57,5 hektar, dan Teluk Sampit 6 hektar.
--page
"Lahan terbakar terluas di Mentawa Baru Ketapang. Di wilayah tersebut ada 48 kejadian dan ditangani 44 kejadian," tutupnya. (DEWI PATMALASARI/J)









