PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekertaris Daerah (Sekda) Kalimantan Tengah (Kalteng) Nuryakin menyampaikan pelatihan kepemimpinan nasional gunakan metode Blended Learning.

Ia menjelaskan metode pembelajaran yang dilakukan dengan memadukan jalur pelatihan klasikal, namun tetap mengedepankan pendekatan experiental learning.

"Dengan memasukkan pengalaman belajar dari berbagai sumber baik di kelas, mandiri maupun di tempat kerja," tutur Nuryakin di Aula Jayang Tingang (AJT), Rabu, 23 Agustus 2023.

Ia mengatakan alat yang digunakan untuk mengukur tingkat perolehan kompetensi peserta sebagai hasil produk pembelajaran yaitu dengan melakukan evaluasi peserta.

Evaluasi terdiri dari empat jenis, yaitu Evaluasi Akademik, Evaluasi Pembelajaran Lapangan, Evaluasi Produk Aktualisasi Kepemimpinan dan Evaluasi Sikap Perilaku.

--page

Sebagai informasi, kegiatan pelatihan kepemimpinan nasional ini dimulai tanggal 23 Agustus 2023 sampai dengan 16 Desember 2023.

Pelatihan diikuti oleh Pejabat Pratama dari Pemprov Kalteng, Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, Barito Selatan, Gunung Mas, Murung Raya, Kapuas, Pulang Pisau, dan Seruyan. (HERMAWAN DP/H)