PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul mengatakan saat ini kondisi cuaca dan matahari terik begitu terasa menyengat di kulit, terutama bagi para jemaah yang berdatangan hadir mengikuti Tabligh Akbar Al-Habib Umar Bin Hafidz di Stadion Tuah Pahoe dan Gor Serbaguna Indoor, Jalan Tjilik Riwut KM 5, Palangka Raya, Rabu, 23 Agustus 2023.

Kondisi demikian dapat membuat haus dan perlu cakupan minuman air putih yang cukup agar tidak menimbulkan dehidrasi (kekurangan cairan).

Sebab katanya dehidrasi jika tidak segera diatasi dapat menyebabkan masalah kesehatan bagi tubuh dan salah satu contohnya pingsan (hilang kesadaran).

"Untuk para jemaah yang hadir pada Tabligh Akbar ini, kondisi panas matahari begitu menyengat jangan sampai dehidrasi. Seperti yang kita lihat di sepanjang jalan, air mineral bahkan makanan telah tersedia di rest area. Apabila haus langsung minum," ucapnya.

Suyuti juga memberitahukan bahwa saat beraktivitas dibawah terik matahari minum air putih secukupnya, untuk suhu airnya tidak terlalu panas ataupun dingin. Lanjutnya, jangan menunda minum air karena risiko mengalami dehidrasi akan semakin besar. 

"Adapun ciri-ciri dehidrasi pada umumnya, seperti kram otot, merasa haus, sakit kepala, migran, mulut dan kulit kering," terangnya. (MARINI/R)