PEMBANGUNAN yang dilaksanakan Pemkab Lamandau selama ini diklaim cukup berhasil dan mampu meningkatkan perekonomian daerah. Hal tersebut pun dinilai memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Demikian disampaikan oleh Bupati Lamandau, Marukan, pekan tadi.
Bupati mengatakan indikasi peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat dilihat dari menurunnya angka kemiskinan Kabupaten Lamandau setiap tahunnya.
“Penduduk miskin di kabupaten Lamandau selama tahun 2010-2014 mengalami penurunan. Pada tahun 2010, penduduk miskin di
Lamandau berkisar di angka 3.665 jiwa, dan pada tahun 2014 menjadi 3.370 jiwa, atau terjadi penurunan sebesar 295 jiwa dalam kurun waktu lima tahun terakhir,” sebutnya.
Dengan kata lain, tingkat kemiskinan yang ada juga mengalami penurunan. Pada tahun 2010 sebesar 5,35 %, turun menjadi 4,66 % di tahun 2014.
“Jika di%tasekan, selama lima tahun terakhir (2010-2014) tingkat kemiskinan di Lamandau turun sebesar 0,66 %,” ucapnya.
Bila dibandingkan dengan %tase penduduk miskin kabupaten/kota se-Kalteng, lanjut Marukan, pada tahun 2014 Labupaten Lamandau berada di posisi ketiga terendah setelah kota Palangka Raya (3,81 %) dan Sukamara (4,29 %).
“Bahkan, %tase penduduk miskin Lamandau berada di bawah Provinsi Kalteng yang mencapai 6,07%,” katanya.(HN/B-11)


