KEPALA Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Barito Utara (Barut) Elpi Elpannop mengintruksikan sekolah mulai tingkat SD hingga SMA yang menjadi korban banjir akhir-akhir ini, agar medata dan melaporkan kepada pihaknya jika ada buku atau fasilitas lain yang rusak.
“Sekolah yang terkena banjir agar melaporkan apabila ada fasilitas yang rusak. Sehingga untuk perbaikannya ataupun pengantian bisa diusulkan, termasuk juga bila ada buku yang rusak berat karena terendam banjir,” ujar Elpi Elpannop, pekan tadi.
Dikatakan, hingga saat ini ada sejumlah sekolah yang terkena banjir, di mana telah memberikan laporan,yakni SD di Desa Gandring, Kecamatan Teweh Baru dan Desa Benangin, Kecamatan Teweh Selatan.
“Kedua desa ini terjadi musibah banjir parah, hingga banyak buku yang rusak. Demikian pula dengan fasilitas lainnya. Ini nantinya akan diusulkan perbaikan dan penggantian rusak,” kata dia.
Ia berharap, dalam musibah banjir tersebut buku rapor siswa yang terkumpul di sekolah tidak ada yang rusak.
“Kalau di SDN 5 Benangin yang saya tanyakan kepada pihak sekolahnya, untuk buku rapor anak-anak tidak ada di sekolah atau buku rapor siswa tersebut ada di rumah siswa masing-masing, dan diharap rapor yang ada di rumah tidak ada yang rusak,” katanya.
Ditambahkannya, sehubungan dengan akan dilaksanakannya ujian nasional (UN) tingkat SD dan SMP, agar sekolah mempersiapkan anak didiknya agar belajar dengan sungguh-sungguh agar siswanya lulus dengan nilai baik.
“Beberapa waktu lalu beberapa sekolah sempat diliburkan dan dilakukan pengurangan jam belajarnya, akibat bencana kabut asap yang menyelimuti daerah ini. Ini dampaknya mata pelajaran di sekolah tidak mencapai target, karena itu agar sekolah menyelesaikan target pembelajarannya,” ujar mantan Kepala Dishubkominfo Barito Utara tersebut. (DN/B-5)


