BORNEONEWS, Kuala Kapuas - RSUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas telah memberikan penyuluhan kesehatan terkait pentingnya dan manfaat pemberian Air Susu Ibu (ASI) bagi bayi.
Dalam edukasi kesehatan ini sebagai narasumber yakni dr. Erny Indrawati bersama Koordinator Unit Promkes RSUD Kapuas, Popo Subroto melalui Radio siaran pemerintah daerah pada Kamis, 24 Agustus 2023.
dr Erny yang bertugas sebagai Dokter Umum Madya menjelaskan edukasi kesehatan ini bertepatan dengan peringatan pekan ASI sedunia.
WHO dan UNICEF mengadakan Pekan ASI Sedunia yang diperingati setiap Minggu Pertama Bulan Agustus, yang juga didukung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, serta mitra masyarakat sipil.
Menurut WABA (World Alliance for Breasfeeding Action), Pekan ASI Sedunia pertama kali dirayakan pada tahun 1992. WABA sendiri dibentuk pada tanggal 14 Februari 1991, dengan tujuan membangun kembali budaya menyusui secara global dan memberikan dukungan untuk menyusui di manapun.
Tahun 2023 peringatan Pekan ASI Sedunia diperingati dilebih dari 120 negara oleh UNICEF, WHO, dan mitra mereka termasuk organisasi dan pemerintah.
Indonesia juga mendukung gerakan perlindungan terhadap pekerja perempuan yang menyusui, hal ini tertuang dalam Undang-Undang nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, maupun Undang-Undang no. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Dijelaskan beliau, memberi ASI pada bayi merupakan tindakan yang sangat penting untuk tumbuh kembang bayi.
"Sehingga menyusui menjadi sangat penting untuk kelangsungan generasi suatu bangsa. Tahun ini (2023) tema pekan ASI sedunia berfokus pada menyusui dan dunia kerja," katanya.
--page
Bertujuan memberikan peluang strategis untuk mengadvokasi hak-hak pekerja yang penting untuk keberhasilan menyusui, termasuk cuti melahirkan minimal selama 18 minggu, idealnya lebih dari 6 bulan, serta kebijakan pendukung setelahnya di tempat kerja.
"Sehingga, perempuan seharusnya tidak perlu memilih antara menyusui bayinya dan pekerjaannya," tuturnya. (DODI RIZKIANSYAH/R)








