KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas telah memberikan penyuluhan dan edukasi kesehatan terkait pentingnya dan manfaat pemberian Air Susu Ibu (ASI) bagi bayi.

Dalam edukasi kesehatan ini sebagai narasumber yakni dr. Erny Indrawati bersama Koordinator Unit Promkes RSUD Kapuas, Popo Subroto melalui Radio siaran pemerintah daerah (RSPD) pada Kamis, 24 Agustus 2023.

dr Erny yang bertugas sebagai Dokter Umum Madya menjelaskan ASI di produksi oleh ibu karena pengaruh hormon prolaktin dan oksitosin setelah melahirkan bayi.

ASI yang keluar pertama kali disebut kolostrum, yang mengandung Imunoglibulin A (IgA) yang baik untuk pertahanan tubuh bayi dalam melawan penyakit. 

"ASI merupakan sumber gizi utama bagi bayi baru lahir, dimana bayi baru lahir sampai usia 6 bulan belum disarankan untuk mengonsumsi makanan padat karena kondisi saluran cernanya yang belum optimal," kata dr Erny.

Karena hal inilah disarankan untuk memberi ASI eksklusif, yaitu pemberian ASI dari bayi baru lahir sampai usia 6 bulan.

Ditambahkannya, kandungan dari ASI 87,5 persen adalah air, sehingga bayi yang mendapat cukup ASI tidak memerlukan tambahan air meskipun berada di tempat yang panas. 

"Kekentalan ASI sesuai dengan saluran cerna bayi, sehingga bayi yang mendapat ASI lebih jarang menderita sakit diare dibandingkan bayi-bayi yang mendapat susu formula yang memiliki kekentalan lebih kental dibanding ASI," tuturnya.

--page

Sedangkan, komposisi yang lain adalah karbohidrat, protein, asam amino taurin, nukleotida, lemak, DHA, karnitin, vitamin K, vitamin D, vitamin E, vitamin-vitamin yang larut dalam air, dan mineral serta kalsium.

"Dilihat dari komposisi kandungan ASI maka memberi ASI pada bayi sangat menguntungkan baik buat bayi maupun ibu," pungkasnya mengakhiri penyuluhan kesehatan. (DODI RIZKIANSYAH/R)