BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas melakukan skrining Active Case Finding (ACF) penyakit Tuberkulosis (TB) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Tahap I.
Skrining ACF TB tahun 2023 bagi 200 WBP Rutan Kuala Kapuas ini bersinergi dengan klinik TMC, Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas dan UPT Puskesmas Melati, pada Kamis, 24 Agustus 2023.
Kepala Rutan Kapuas, Toni Aji Priyanto mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran Dirwatkeshab Ditjenpas Kemenkumham RI No. PAS.06-PK.06.07-710 tentang skrining TB dengan intervensi rontgen dada.
"Bertujuan untuk mengoptimalkan angka penemuan kasus TBC secara aktif dan masif pada kelompok komunal berisiko tinggi/ rentan terhadap penularan/ penyebaran di dalam komunitas khususnya Lapas/Rutan," katanya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim dari TMC dengan jumlah petugas sebanyak 6 orang , bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kapuas 4 orang, Puskesmas Melati sebanyak 2 orang, Tim Kesehatan Petugas Rutan Kuala Kapuas sebanyak 3 pegawai.
Dari hasil skrining terdapat 70 orang WBP yang dilanjutkan untuk melaksanakan pemeriksaan TCM yang dilaksanakan oleh Dinkes Kabupaten Kapuas dan UPT Puskesmas Melati.
Dalam kegiatan ini juga mendapat tambahan bantuan pengamanan yang berasal dari Polres Kapuas sebanyak 2 personel yang bekerja sama dengan Tim Kesatuan Pengamanan Rutan Kuala Kapuas sebanyak 8 pegawai. (DODI RIZKIANSYAH/R)









