DITANGKAPNYA tujuh remaja di Kecamatan Jelai saat tengah asik pesta narkoba oleh jajaran Satresnarkoba Polres Sukamara pada 4 April 2016, membuktikan bahwa kenakalan remaja di Bumi Gawi Barinjam mulai mengkhawatirkan.
Tidak ingin kasus serupa kembali terjadi, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) dan Kepolisian Resor (Polres) Sukamara menggelar kampanye kreatif anti narkoba. Kegiatan itu melibatkan komunitas mobil antik dan beberapa komunitas motor.
Kegiatan tersebut diselenggarakan didua lokasi, yakni Lapangan Mini dan Lapangan Koramil Sukamara pada, Sabtu (9/4/2016).
Dalam kegiatan itu digelar beberapa acara, seperti ikrar bersama untuk perang terhadap narkoba, pembubuhan tanda tanggan, pawai kendaraan, dan hiburan rakyat.
Hadir dalam kegiatan itu Ketua BNK yang juga Wakil Bupati Sukamara Windu Subagio, Kapolres Sukamara AKBP Heri Sulistya dan anggota Komisi IV DPR RI Hamdhani.
“Dengan adanya beberapa kasus penangkapan oleh kepolisian membuktikan peredaran narkoba di Kabupaten Sukamara masih ada. Untuk itu, BNK bersama dengan Polres Sukamara terus berupaya melakukan pencegahan untuk memerangi narkoba ini,” kata Windu Subagio.
Perangi narkoba
Sementara, anggota Komisi IV DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Tengah Hamdhani mengatakan, pihaknya sangat mendukung dan akan memberikan dorongan atas upaya yang dilakukan BNK serta Polres Sukamara dalam memerangi narkoba.
“Kabupaten Sukamara merupakan daerah batas langsung dengan Provinsi Kalimantan Barat. Daerah ini (Sukamara) merupakan
wilayah yang rentan menjadi pintu masuk peredaran narkoba. Untuk itu, Komisi IV DPR RI akan mendorong agar dukungan terhadap upaya pemberantasan narkoba terus ditingkatkan,” ujar wakil rakyat asal Kabupaten Kotawaringin Barat ini.
Tidak hanya itu, ia turut pula berharap semua instansi di Kabupaten Sukamara ikut terlibat aktif menanggulangi dan memberantas narkoba. Sebab tugas memberantas narkoba tidak hanya tanggung jawab BNK tetapi seluruh komponen masyarakat. (MG13/FAH/B-3)


