SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor mengatakan peningkatan status bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mempertimbangkan paparan BMKG.

"Untuk status sendiri saat ini masih siaga jadi dalam waktu dekat ini akan dirapatkan nanti kita mendengar pendapat dari BMKG bagaimana perkiraan ke depan," kata Halikinnor, Jumat, 25 Agustus 2023.

Lanjutnya, jika memang menurut BMKG sudah memenuhi persyaratan untuk berstatus tanggap darurat maka kenaikan status tersebut akan dilakukan.

Ia pun mengajak lapisan masyarakat untuk terus mencegah terjadinya kerhutla. Masyarakat diminta memanfaatkan ekskavator yang telah diberikan ke 17 Kecamatan untuk membuka lahan.

"Jadi jangan sampai membuka lahan dengan cara dibakar karena bisa meluas," ujarnya.

--page

Masyarakat juga dilarang membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan. Sebab lahan gambut mudah terbakar. Api cepat membesar oleh angin.

"Kalau sudah terbakar lahan gambut ini susah sekali dipadamkan. Paling tidak kita menjaga agar tidak terjadi," tutupnya. (DEWI PATMALASARI/J)