BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siti Nafsiah mengatakan pertanian merupakan salah satu sektor yang memiliki peranan penting, terutama sebagai salah satu pilar utama penyokong perekonomian.
Sektor pertanian bukan hanya berfungsi sebagai penyedia bahan pangan untuk ketahanan pangan masyarakat saj, tapi juga memiliki peran strategis dalam upaya pengentasan kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, maupun sumber mata pencaharian.
"Pertanian saat ini bisa dikatakan menjadi salah satu tulang punggung perekonomian, khususnya di wilayah Kalteng. Maka dari itu, sektor ini perlu peremajaan, terutama dari sisi regenerasi sumber daya manusia atau SDM-nya," katanya, Jumat, 25 Agustus 2023.
Agar peremajaan itu berjalan baik, tentunya peningkatan kesejahteraan petani dapat terlebih dahulu diwujudkan. Untuk mencapai hal ini, diperlukan upaya memberikan dorongan kepada petani supaya dapat menciptakan nilai tambah dalam usaha pertanian mereka.
"Dorongan diperlukan agar petani bisa mencipatakan nilai tambah dalam usaha pertaniannya. Kebutuhan akan sarana dan prasarana juga harus tercukupi terlebih dahulu dalam rangka memberikan dukungan kepada para petani," tuturnya.
--page
Terlepas dari itu, ia pun menyarankan kepada para generasi muda khususnya di Kalteng supaya tidak ragu menjadi petani. Sebab, dirinya menyadari bahwa perkembangan teknologi dan modernisasi telah membuka peluang baru dalam sektor pertanian, yang bisa menarik minat generasi muda untuk terlibat.
Dengan semangat untuk meremajakan sektor pertanian dan melibatkan generasi muda, pastinya Kalteng akan memiliki potensi yang lebih besar untuk memajukan perekonomian daerah sambil menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
"Diera ini, menjadi petani bukanlah sesuatu yang memalukan. Saya mengajak generasi muda kita untuk melihat peluang dan potensi di sektor pertanian, karena di dalamnya terdapat banyak peluang untuk berinovasi dan berkembang," imbuhnya. (DONNY D/Y)









