KEKALAHAN 0-1 yang di­alami Barcelona saat menghadapi Real Sociedad di Sta­dion Municipal de Anoeta, dan kemanangan 4-0 Real Ma­drid atas Eibar di Santiago Ber­nabeu pada jornada ke-32, Minggu (10/4/2016) dini ha­ri, membuat perburuan jua­ra La Liga Spanyol kemba­li memanas.


Barca yang bertengger di pu­ncak klasemen dengan 76 poin kini hanya unggul tiga angka atas Atletico Madrid di posisi runner up dan empat angka dari El Real yang membuntuti di peringkat ketiga.


Secara matematis, baik Atle­ti­co maupun Madrid ki­ni kembali berpeluang me­nya­lip Azulgrana untuk merebut trofi juara di akhir musim.


Karena itu, dengan enam lag­a tersisa atau 18 angka yang diperebutkan, Barca ti­dak bisa lagi santai. Andai kembali terpeleset di per­tandingan selanjutnya, bu­kan tak mungkin Gerard Pique dan kawan-kawan ha­rus merelakan trofi yang te­lah di depan mata terbang ke Kota Madrid.


Hal itu dibenarkan pelatih Blaugrana Luis Enrique. Menurutnya, Barcelona bukan lagi kandidat utama juara Liga Spanyol. Perburu­an gelar sekarang terbuka ba­gi siapa saja. Atletico dan Ma­drid kini punya peluang sa­ma besar.


“Sudah jelas kami tidak bo­leh kehilangan angka lebih ba­nyak. Kami tidak dalam kon­disi terbaik belakangan ini. Dan, kompetisi ini hanya bisa dimenangi oleh tim yang paling konsisten disisa kompetisi,” ucap Enrique, dilansir Marca.


Meski demikian, kans the Catalans merajai La Liga Spa­nyol masih lebih besar bila dibandingkan dengan Atletico dan Madrid. Pasal­nya, mereka hanya akan ber­sua lawan yang sekarang ada di luar 10 besar. Selain itu, dari enam partai sisa, tiga di antaranya berlangsung di Camp Nou.


Barcelona selanjutnya me­la­deni Valencia (posisi 15), De­portivo la Coruna (12), Spor­ting Gijon (18), Real Be­tis (11), Espanyol (14), dan Granada (17).


Sedangkan Atletico akan ber­sua lawan relatif tangguh. Los Rojibalncos masih berte­mu tiga anggota 10 besar. Mu­suh berikutnya adalah Granada (17), Athletic Bilbao (6), Malaga (8), Rayo Valleca­no (16), Levante (20) dan Celta de Vigo (5). Untungnya, ar­mada Diego Simeone punya empat laga kandang.


Madrid lebih menderita la­gi. Di samping akan bersua sejumlah musuh tangguh, Los Blancos hanya dua jadi tuan rumah.  Tim besutan Zinedine Zidane itu harus me­nyambangi Getafe (19), Vallecano (16), Sociedad (9), dan Deportivo la Coru­na (12). Madrid hanya jadi tu­an rumah saat bentrok Vil­larreal (4) dan Valencia. (ANT/B-3)