BORNEONEWS, Palangka Raya - Jajaran Pemprov Kalteng menghadiri coffee morning yang diadakan oleh KPU Kalteng bersama Forkopimda dan seluruh stakeholder, Jumat 25 Agustus 2023.
Sekda Kalteng yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kaspinor menyebut ada 2 kabupaten yang sampai saat ini masih belum rampung pembahasan anggaran untuk pelaksanaan Pemilu 2024, yaitu Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau.
"Untuk Kapuas dan Pulang Pisau sampat saat ini belum selesai pembahasan anggarannya. Untuk itu, maka perlu segera dikomunikasikan antara pihak KPU dengan Sekda Provinsi Kalteng. Mengenai kendala yang dihadapi untuk bisa segera diselesaikan," ucapnya.
Lanjut Kaspinor, berkenaan dengan keuangan daerah tentunya proses ini memang sudah ada tahapannya sendiri.
Dia perlu menysampaikan kepada masyarakat luas bahwa proses penganggaran Pemprov Kalteng untuk anggaran murni tahun ini sudah berjalan memasuki semester kedua dan sekarang sudah masuk pada proses untuk menyelenggarakan anggaran perubahan 2023.
"Untuk kabupaten/kota juga sudah final, kecuali untuk Kapuas dan Pulang Pisau. Nah, saya sampaikan bahwa kalau kita memperhatikan mekanisme yang berkaitan dengan proses penyelenggaraan APBD provinsi maupun kabupaten/kota bahwa memang kita sudah melakukan perubahan anggaran baru dua hari yang lalu sudah ditetapkan," katanya.
Yang memiliki artinya bahwa proses APBD di tingkat provinsi sudah final serta berproses untuk dilakukan evaluasi oleh Kementerian Dalam Negeri.
--page
Sementara Kepala Kesbangpol Kalteng, Muhamad Katma F.Dirun menambahkan bahwa banyak persoalan yang terjadi akibat dari keterbatasan anggaran Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota.
Oleh sebab itu dirinya menganjurkan segera dilakukan komunikasi secara bersama-sama melaporkan kendala terkait penganggaran di kedua kabupaten tersebut.
"Sehingga dapat segera adanya finalisasi anggaran kebutuhan Pemilu 2024," tandasnya. (MARINI/R)









