KEPALA Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Seruyan, Priyo Widagdo menyatakan kesejahteraan nelayan tidak kunjung meningkat. 


Salah satu permasalahan yang menyebabkan tidak meningkatkan kesejahteraan itu, adalah tidak adanya bantuan permodalan khusus.


“Sampai saat ini nelayan kita masih kesulitan untuk mengakses atau mendapatkan bantuan permodalan terutama dari perbankan yang bisa dimanfaatkan untuk menjalankan usaha perikanan. Penyebabnya, nelayan tidak memiliki agunan atau jaminan untuk mendapatkan modal. Sehingga akhirnya untuk kesejahteraan nelayan tidak mengalami peningkatan,” kata Priyo.


Untuk menyiasati kesulitan nelayan tersebut, dislutkan berencana membantu nelayan di Seruyan untuk sertifikasi tanah atau lahan yang dimiliki. Dengan tujuan, nantinya bisa memperoleh permodalan usaha.


“Rencana tahun ini ada penerapan program sertifikasi tanah khusus bagi nelayan melalui Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) dari pemerintah pusat. Dimaksudkan dalam rangka meningkatkan permodalan bagi nelayan,” ujar dia.


Priyo menjelaskan, untuk tahap awal jika program itu diterapkan, sertifikasi tanah tersebut terlebih dahulu diprioritaskan bagi nelayan yang tergolong kurang mampu, namun masih menggunakan alat tangkap terlarang seperti trawl. 


Tujuannya, nelayan yang dimaksud bisa mengakses dan mendapatkan modal usaha dari perbankan, dana modal itu sebagian akan digunakan untuk mengganti alat tangkap terlarang.


“Kalau program itu bisa berjalan dengan baik, maka dari segi sektor perikanan yang dijalankan oleh para nelayan akan mengalami perkembangan yang cukup baik. Sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan nelayan,” kata dia.


Sementara itu, Jainudin (39), salah seorang nelayan Sungai Undang Kuala Pembuang, Minggu (10/4) siang mengakui, kesulitan dalam mendapatkan modal untuk peningkatan usaha.


“Sampai sekarang kebanyakan nelayan di sini, penghasilan hanya bisa bergantung pada hasil tangkapan ikan di laut. Begitu tangkapan ikan didapat, kemudian dijual, uangnya hanya bisa digunakan untuk kebutuhan rumah,” tuturnya.(B-11)