SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Nasib malang menimpa Kelvin (17) karena harus meregang nyawa akibat musibah kebakaran yang terjadi di Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu, 26 Agustus 2023. 

Korban yang saat itu tengah terlelap tidur di kamarnya tidak berhasil menyelamatkan dirinya lantaran kobaran api yang begitu besar yang berasal dari kamar korban.

Menurut pengakuan keluarga korban bernama Zihan, korban sempat berteriak meminta tolong dan memanggil sang ibu untuk membantu dirinya. Karena pintu kamar korban saat itu terkunci akhirnya korban terkurung di dalam kamar.

"Saat itu ayahnya sempat mencari Kelvin dan mendobrak pintu kamarnya. Tapi karena api yang terlalu besar yang ada di kamar akhirnya dia tidak bisa terselamatkan," ungkap Zihan.

Setelah api berhasil dipadamkan korban ditemukan di antara reruntuhan kayu bangunan rumah yang sudah jadi arang. Korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan tangan masih di kepala korban. Dan langsung dievakuasi oleh petugas dan warga sekitar.

--page

"Korban akan dimakamkan hari ini juga. Korban juga sudah dilakukan visum oleh dokter tadi. Dan rencananya sekitar jam 12 ini korban akan dimakamkan," ucap Zihan.

Insiden kebakaran hebat yang terjadi di Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membuat lima buah rumah ludes terbakar diduga akibat korsleting listrik. 

Kepala Seksi Humas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim Herry Wahyudi mengatakan, api muncul diduga dari arus pendek listrik di salah satu rumah korban. Dan api cepat meluas karena bangunan rumah yang terbuat dari konstruksi kayu.

"Kami mendapat laporan dari masyarakat bawah terjadi kebakaran rumah. Dan langsung menuju lokasi kejadian setibanya disana api sudah membesar," kata Herry Wahyudi. Sabtu, 26 Agustus 2023. (BUDDI RAHMAT H/J)