PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Berdasarkan data dari Tim Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kota Palangka Raya, hingga Sabtu, 26 Agustus. Terjadi Karhutla Di Kota Palangka Raya sebanyak 171 kali.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya  Emi Abriyani menyampaikan, dari total 171 kali terjadi Karhutla di Kota Palangka Raya, setidaknya ada 100 Hektar (Ha) lahan yang terbakar.

Dari 171 kali keajaiban Karhutla tersebut, 97 kali terjadi di Kecamatan Jekan Raya, sebanyak 25 kali di Kecamatan Pahandut, 45 kali terjadi di Kecamatan Sebangau, sebanyak 4 Kali di Kecamatan Bukit Batu.

"Sejauh ini zona hijau Karhutla hanya ada di Kecamatan Rakumpit, karena sampai saat ini Alhamdulillah belum ada satupun kejadian Karhutla di daerah Rakumpit," katanya, Sabtu, 26 Agustus 2023.

Lebih lanjut wanita yang secara definitif menjabat Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) ini mengungkapkan, adapun lahan yang paling sering terbakar akhir - akhir ini ada di dua lokasi.

--page

Pertama di Jalan Karya Hapakat dan Jalan Petuk Ketimpun. "Dua lokasi ini menjadi fokus kami untuk melakukan patroli dan pemantauan, sebagai upaya pencegahan terjadinya Karhutla," pungkasnya. (PATHUR/J)