PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kota Palangka Raya bewarna merah. Hal tersebut terlihat pada aplikasi ISPUnet Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Senin 28 Agustus 2023 pukul 06.00 Wib. ISPU berada pada angka 203 CO.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Suyuti Syamsul memberikan imbauan kepada masyarakat untuk membatasi aktivitas keseharian. Hal demikian bertujuan agar kondisi kesehatan tetap stabil.

"Hindari ke luar ruangan atau rumah kalau, tidak ada hal yang mendesak yang harus dilakukan. Pakailah masker apa saja jika keluar rumah," ucapnya, Senin 28 Agustus 2023.

Dia menyatakan ISPU bewarna merah tingkat kualitas udara dapat merugikan kesehatan, pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Baik itu manusia, hewan, bahkan tumbuhan.

"Jika mengalami batuk, pilek atau sesak nafas agar segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Achmad Zaini mengungkapkan bahwa saat ini mulai banyak terjadi kebakaran hutan dan lahan di sekitar Kota Palangka Raya. Dirinya pun memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

"Segera padamkan api bila terjadi kebakaran sebelum membesar, dan karena kondisi udara dengan CO tinggi, diharapkan warga yang keluar rumah menggunakan masker," tandasnya. (MARINI/R)