PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Jubair Arifin mendorong adanya kolaborasi antara pemda dan perguruan tinggi khsusunya fakultas kedokteran dalam rangka untuk meningkatkan kulitas layanan kesehatan di Kalteng.

Jubair mengusulkan adanya program ikatan dinas bagi lulusan fakultas kedokteran yang ada di Universitas Palangka Raya (UPR).

Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi putra-putri daerah dalam menyumbangkan kemampuan medis mereka untuk kemajuan layanan kesehatan di Kalteng.

"Kemitraan perlu didorong, sebab dengan program ikatan dinas ini akan memberikan peluang bagi mahasiswa untuk memberikan kontribusi di tempat asal mereka setelah menyelesaikan pendidikan kedokteran," ucapnya, Senin, 28 Agustus 2023.

Menurutnya, program ikatan dinas ini memiliki potensi besar untuk mengatasi beberapa tantangan dalam sektor kesehatan. Dengan mendorong lulusan dokter untuk kembali ke daerah asal, program ini diharapkan akan mengurangi kesenjangan pelayanan kesehatan antara pusat dan daerah terpencil.

Lebih dari pada itu, dirinya menilai program tersebut juga akan memperkuat tenaga medis lokal, mendorong pertukaran pengetahuan, serta meningkatkan kualitas layanan medis yang lebih terjangkau dan dapat diakses oleh masyarakat Bumi Tambun Bungai.

"Kami harap usulan ini juga bisa mendapat dukungan kuat untuk dilanjutkan ke tingkat nasional melalui dukungan DPR RI dan DPD RI, dengan pembagian kuota 30 persen mahasiswa berasal dari putra dan putri daerah," ujarnya.

--page

Secara keseluruhan, usulan ini tidak hanya sekadar sebuah program tapu juga merupakan manifestasi dari semangat kolaborasi untuk mengatasi tantangan kesehatan yang dihadapi oleh daerah. Dengan menghubungkan pendidikan dan pelayanan kesehatan.

"Semoga melalui upaya ini, lulusan kedokteran asal Kalteng dapat memberikan kontribusi yang berarti, tidak hanya secara profesional tetapi juga secara emosional, karena mereka kembali memberikan layanan di komunitas tempat mereka tumbuh dewasa," imbuhnya. (DONNY D/R)