SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Gabungan organisasi dan komunitas di Kabupaten Kotawaringin Timur membentuk posko kolaborasi relawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Kami dari beberapa gabungan organisasi dan Komunitas yaang terdiri dari Organisasi Keagamaan, Organisasi Kepemudaan dan Komunitas sosial yang memiliki satu tujuan bagaimana menjadi manusia yang berguna untuk orang lain," kata Ketua Posko Kolaborasi Relawan Karhutla Kotim Iwana,Selasa, 29 Agustus 2023.

Posko tersebut telah dibentuk kurang lebih satu minggu di Gedung Muhammadiyah, Jalan RA Kartini, Sampit.

Posko Kolaborasi Relawan Karhutla Kotim fokus memberikan bantuan berupa makan, minum dan obat-obatan untuk petugas dan relawan pemadaman karhutla yang akhir-akhir ini marak terjadi di Kotim.

Bantuan disaluran tersebut merupakan donasi dari para donatur yaitu beberapa gereja dan Vihara Avalokitesvara yang terletak di Jalan Kopi Sampit Kabupaten Kotim.

"Kendala yang kami hadapi saat penyaluran bantuan itu alat transportasi. Alat transportasi yang cocok itu kendaraan tosa karena bisa dibawa ke semua medan dimana titik api dan pemadaman dilakukan," ujar Iwana.

Iwana berharap semakin banyak masyarakat yang peduli dan berdonasi. Juga berharap ada orang baik yang mau membantu meminjamkan kendaraan tosa kepada mereka agar proses pengantaran bisa berjalan lancar tanpa hambatan.

--page

"Ayo kita peduli sesuai dengan kemampuan yang kita miliki dalam menghadapi Karhutla di Kotim jangan hanya berharap kepada petugas yang sudah ditunjuk mengingat menjaga Kotim bebas dari asap adalah tanggung jawab kita bersama," tandasnya.

Ia mengimbau masyarakat Kotim tidak lagi membakar lahan karena berdampak buruk bagi kesehatan warga Kotim dan kelestarian hutan.

"Terima kasih kepada semua pihak baik Petugas,TNI-Polri dan relawan yang sudah berjibaku memadamkan api selama ini, semoga selalu diberikan kesehatan demi menjaga Kotim yang kita cintai," tutupnya. (DEWI PATMALASARI/R)