PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran memastikan progress renovasi bundaran besar Palangka Raya sebagai landmark Kalteng.

Ia meninjau proses renovasi bersama Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, Nuryakin serta kepala perangkat daerah Provinsi Kalteng.

Sugianto berharap renovasi dan pembangunan beberapa ikon Kalteng di Kota Palangka Raya bisa menjadi daya tarik sendiri di sektor wisata dan ekonomi kreatif.

Dia menilai bangunan yang ada saat ini hanya tenggelam dalam balutan sejarah, sehingga perlu ada inovasi dan kreatifitas yang visioner menembus masa depan.

“Agar memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi tapi juga mampu berkembang menjadi salah satu destinasi wisata dan pengembangan ekonomi kreatif yang unggul,” ungkap Sugianto Sabran dalam keterangan.

Sebagai informasi, disamping pembangunan di bidang sektor strategis, Pemprov Kalteng membangun dan merenovasi bangunan-bangunan monumental dan bersejarah.

--page

Mulai dari renovasi Bundaran Besar Palangka Raya serta  Bundaran Mahir Mahar dan pengembangan Jembatan Kahayan dan sekitarnya dilengkapi dengan pembangunan Water Front City.

Renovasi Bundaran Besar Palangka Raya ini ditargetkan selesai dan dapat diresmikan akhir tahun 2023. (HERMAWAN DP/R)