BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Kalimantan Tengah, Ivo Sugianto Sabran mengatakan bahwa dalam membentuk karakter anak orang tua tidak boleh melakukan kekerasan pada anak.
"Jangan lakukan kekerasan dalam membentuk karakter anak, pola asuh seperti membuat anak tertekan serta dapat meninggalkan luka dan traumatis," ucapnya, Senin 28 Agustus 2023 kemarin.
Ia menganjurkan sangat penting untuk meluruskan persepsi orang tua yang keliru, yang menganggap tindakan kekerasan boleh dilakukan seperti menghukum. Padahal hal tersebut adalah salah.
Saat mendidik anak jangan dilakukan paksaan. Ia memberitahukan dampak buruk lakukan kekerasan pada anak. Seperti emosi tidak terkontrol, penurunan fungsi otak, anak korban kekerasan berisiko mengalami gangguan kesehatan fisik dan mental.
Melakukan kekerasan merupakan kesalahan fatal dalam pengasuhan. Dirinya pun mengutarakan agar tidak ada lagi segala bentuk kekerasan dengan alasan untuk mendidik anak.
"Serta tidak melakukan paksaan dalam hal memberikan edukasi ilmu pengetahuan untuk anak, buat suasana yang menyenangkan. Sehingga anak merasa nyaman atas apa yang kita sampaikan," tandasnya. (MARINI/R)









