BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam waktu dekat ini, Kabupaten Kotawaringin Barat sebagai tuan rumah pelaksanaan Jambore UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut dinilai akan meningkatkan perekonomian masyarakat.
Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat Wanti Septia Utami dari Fraksi PDIP. Dia menuturkan, Jambore UMKM ini akan diikuti 5.612 pelaku UMKM dari 5 kabupaten bagian barat.
"Jambore UMKM ini akan dilaksanakan pada bulan September 2023, dimana ada 5 Kabupaten bagian Barat yang akan mengikuti pagelaran akbar tersebut, seperti Kabupaten Kobar, Lamandau, Sukamara, Seruyan dan Kabupaten Kotawaringin Timur. Jambore UMKM ini bukan saja sebagai ajang silaturahmi seluruh UMKM di Kalteng, akan tetapi juga sebuah pengalaman menimba ilmu bagi UMKM itu sendiri," kata Wanti Septia Utami.
Dia melanjutkan, dengan adanya pertemuan pelaku UMKM ini tentunya, sangat berdampak positif. Para pelaku UMKM ini akan saling bertukar ilmu dan pengalaman. Saat ini, UMKM berkembang pesat dan dibutuhkan strategis menghadapi tantangan dalam daya saing memasarkan hasil produksinya.
"Semoga kegiatan Jambore UMKM ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses, dan masyarakat pun harus mendukung kegiatan ini. Sebab, kegiatan Jambore UMKM ini bukan saja ajang hiburan bagi pelaku UMKM akan tetapi sebagai wadah menambah wawasan, mengingat dalam kegiatan Jambore UMKM ini akan di gelar seminar yang menghadirkan nara sumber yang sangat profesional," tuturnya.
--page
Dia berharap, untuk seluruh pelaku UMKM yang telah terdaftar dalam kegiatan tersebut, dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin, sehingga para pelaku UMKM Kalimantan Tengah khususnya Kabupaten Kobar akan naik kelas dan lebih berkembang lagi.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, hal ini membuktikan dukungan pemerintah daerah sangat luar biasa terhadap keberadaan pelaku UMKM. Sebab kita ketahui kekuatan UMKM ini sangat mempengaruhi perekonomian daerah,"
"UMKM tetap bisa bertahan dalam situasi apapun, seperti pada saat Pandemi Covid-19, atas dukungan pemerintah daerah para pelaku UMKM tetap bisa mengepakkan sayapnya, sukses selalu untuk seluruh pelaku UMKM Kalimantan Tengah khsusunya Kabupaten Kobar," tuturnya. (DANANG/Y)









