MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng), mendukung inovasi teknologi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan smart city atau kota pintar.

"Di era digital saat ini perkembangan teknologi dan informasi berjalan secara cepat dan bagi kita yang bekerja dalam sektor pelayanan publik dituntut untuk beradaptasi mengikuti perubahan teknologi,” kata Asisten Bidang Administrasi Umum Pemkab Barito Utara, Yaser Arapat, Selasa 29 Agustus 2023.

Kehadiran smart city merupakan kunci untuk menjadikan kota yang mampu memanfaatkan SDM, modal sosial, dan infrastruktur telekomunikasi modern, untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan kualitas hidup yang tinggi, dengan manajemen sumber daya yang bijaksana melalui pemerintahan berbasis partisipasi masyarakat.

Konsep smart city meliputi kota yang berkinerja baik dengan berpandangan ke dalam ekonomi, penduduk, pemerintahan, mobilitas, dan lingkungan hidup. Kota pintar yang mengontrol dan mengintegrasi semua infrastruktur.

Kemudian menghubungkan infrastruktur fisik, infrastruktur Teknologi Informasi (TI), infrastruktur sosial, dan infrastruktur bisnis, untuk meningkatkan kecerdasan kota. “Smart city membuat kota efisien dan layak huni dengan penggunaan smart computing,” katanya.

--page

Dia mengatakan melalui kegiatan FGD  akan diperoleh masukan, ide, saran, serta gagasan, dari perangkat daerah untuk menyusun dokumen Smart City 2023.

“Saya yakin dan percaya jika kita semua berkomitmen untuk memajukan Barito Utara, bukan suatu hal yang mustahil daerah ini akan menjadi kabupaten maju seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung, dalam hal smart city,” imbuhnya.

Dia mengharapkan FGD yang dilakukan bermanfaat dan mendapatkan dampak positif sesuai harapan dan memberikan arah yang baik dalam pembangunan Kabupaten Barito Utara.

ANTARA