BORNEONEWS, Sampit - Warga Jalan Iskandar, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) digegerkan dengan sebuah insiden kebakaran yang melahap sekitar 5 buah rumah dan kios, Rabu, 30 Agustus 2023.
Keterangan warga sekitar, Juhran, kebakaran tersebut berawal dari sebuah rumah kosong yang berada di gang sempit. Karena bangunan itu terbuat dari kontruksi kayu membuat api semakin cepat menjalar ke bangunan lainnya.
"Waktu saya datang tadi api sudah besar dari bangunan yang berada di jalan yang sempit itu. Karena kawasan sini memang banyak bangunan yang saling berdekatan membuat api cepat merembet," kata Juhran.
Karena api yang semakin membesar membuat warga semakin panik dan memanggil petugas pemadam kebakaran. Tak berselang lama petugas pemadam kebakaran pun datang untuk menjinakkan kobaran api.
Kepala Seksi Humas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyalamatan (Disdamkarmat) Kotim Hery Wahyudi mengatakan, sebanyak 5 unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran dan 25 personel diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api.
--page
"Tadi juga dibantu oleh relawan kebakaran Ketapi 3 dan relawan kebakaran dari baamang juga dari BPBD juga ikut membantu memadamkan api," ucap Hery.
Akhirnya, sekitar 1 jam 30 menit api berhasil di jinakkan oleh petugas. Belum diketahui secara pasti akibat kebakaran tersebut. Namun, dugaan sementara kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik yang ada dibangunan rumah kosong.
"Untuk dugaan sementara akibat korsleting listrik. Karena rumah kosong itu masih dialiri listrik," jelasnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Tetapi korban mengalami kerugian material yang di perkirakan mencapai Rp. 500 juta rupiah. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan olah TKP di lokasi kebakaran. (BUDDI RAHMAT H/J)









