BORNEONEWS, Palangka Raya - Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia atau UKBI Adaptif Merdeka dilaksanakan untuk mengukur kemahiran berbahasa penutur Bahasa Indonesia.
Hal ini dikatakan salah satu anggota Tim Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah atau UKBI BBPKT Arum, saat melaksanakan sosialisasi dan pendampingan Pendaftaran Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia atau UKBI Adaptif Merdeka di SMAN 5 Palangka Raya kemarin.
"UKBI Adaptif Merdeka adalah salah satu program Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi berupa ujian untuk mengukur kemahiran berbahasa penutur bahasa Indonesia dengan bentuk tes kemahiran berbahasa Indonesia seseorang," kata Arum dalam rilis yang dikirimkan SMAN 5 Palangka Raya pada Rabu, 30 Agustus 2023.
Melalui UKBI, lanjut Arum, kemahiran berbahasa Indonesia seorang penutur diuji melalui seksi uji mendengarkan, merespons kaidah, membaca, menulis, dan berbicara.
"Untuk siswa peserta UKBI Adaptif Merdeka cukup tiga seksi uji yang dapat diikuti, yakni mendengarkan, merespons kaidah, dan membaca," bebernya.
--page
Kepala SMAN 5 Palangka Raya, M Ramli melalui Wakasek Humas dan Publikasi, Lukman Juhara, menyambut baik kegiatan ini.
"Para siswa sudah kami minta untuk mengikuti rangkaian kegiatan sosialisasi dan juga mengikuti petunjuk proses pendaftaran UKBI dengan saksama agar nanti dapat mengikuti UKBI dengan sebaik-baiknya," kata Ramli.
Dirinya berharap dengan mengikuti UKBI ini para siswa kemudian memiliki pengalaman yang positif dan menantang untuk menguji kemahiran berbahasa Indonesia. (TESTI PRISCILLA/H)









