KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Bupati Katingan Sakariyas meminta maaf kepada warga khususnya di bagian hilir atau Selatan Katingan.

Pasalnya, hingga saat ini jalan darat yang didambakan warga wilayah hilir seperti Katingan Kuala, Mendawai dan sebagian Kamipang hingga tembus sampai Kota Kasongan masih belum terealisasi.

"Saya mohon maaf kepada masyarakat saya yang ada di wilayah Selatan (hilir) seperti Kecanatan Mendawai, Kecamatan Katingan Kuala dan Kecanatan Kamipang, bahwa untuk pembangunan jalan dari Kereng Pekahi menuju Tewang Kampung saat ini nasih berproses," ujar Bupati Katingan Sakariyas di kantor DLH, Rabu,,30 Agustus 2023.

Bupati menuturkan pembangunan badan jalan dari Kereng Pekahi menuju wilayah Kecamatan Mendawai tersebut dikerjakan oleh pihak perusahaan besar swasta atau PBS yang sebelumnya telah bersepakat dengan pemerintah daerah setempat.

PBS tersebut membangun badan jalan, dan untuk peningkatannya nantinya bakal dikerjakan oleh pemerintah daerah.

Namun badan jalan yang dikerjakan itu sampai saat ini masih belum tembus dari Kereng Pekahi Kecamatan Kamipang menuju Tewang Kampung Kecanatan Mendawai.

Jika nantinya tembus, maka akan terkoneksi ke wilayah Kecamatan Katingan Kuala. Sehingga masyarakat dua kecamatan itu jika hendak ke Kasongan tidak perlu lagi harus melewati Sampit.

Sejauh ini masyarakat Katingan Kuala dan Mendawai dan sebagian wilayah Kamipang masih mengandalkan transportasi air atau sungai untuk menuju Kota Kasongan ibukota Kabupaten Katingan.

"Badan jalan yang dibangun itu mulai  Kereng Pekahi ke Tewang Kampung. Dan yang belum tersambung itu dari Kereng Pekahi ke Gelinggang, permasalahannya kemarin belum bisa dikerjakan karena di situ ada yang namanya hutan produksi atau HP," ujar Bupati Sakariyas.

--page

Namun demikian, imbuh Sakariyas jika pihaknya tekah berupaya agar kawasan itu bisa diubah, sehingga pembangunan badan jalan bisa dikerjakan.

"Dan kemarin kami sudah menandatangani surat untuk provinsi untuk ditembuskan ke pihak Kementerian  Lingkungan Hidup,  sebenarnya yang belum tembus itu tinggal sedikit," ungkapnya. (ABDUL GOFUR/R)