PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Jainudin Karim menyebut sektor kelistrikan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat ini memerlukan peremajaan terutama pada tiang-tiang listrik yang ada dipinggir jalan.

Ia mengungkapkan, saat reses ke Kotim tepatnya di Desa Bagendang Permai dan Bagendang Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, dirinya menemukan ada 70 tiang listrik yang berada di bantaran sungai dalam kondisi yang mengkhawatirkan.

"Saat reses di dua desa itu, masyarakat mengusulkan agar adanya penanganan dari pemda bersama pihak terkait, sebab saat ini afa sekitar 70 tiang listrik yang kondisinya sudah tidak layak akibat termakan erosi, sebagiannya ada pula yang hampir roboh," ucapnya, Kamis, 31 Agustus 2023.

Dikatakannya bahwa, melihat kondisi demikian pihaknya juga telah melakukan komunikasi kepada Manager PLN di Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk menyampaikan informasi terkait kondisi 70 tiang listrik yang ada di sepanjang sungai di kedua desa tersebut.

Sebab, selain termakan erosi dan sebagian ada yang hampir roboh ternyata kabel-kabel listriknya pun ada yang sampai terendam air sungai. Kondisi ini tentu sangat berbahaya dan mengancam keselamatan warga setempat, karena siapapun bisa saja tersengat arus listrik bertegangan tinggi.

"Warga Desa Bagendang Permai tidak berani mengambil air wudhu di sungai, bahkan kabarnya hewan predator seperti buaya juga takut mampir ke kawasan tersebut, karena katanya air sungainya panas akibat kabel listrik terendam di sungai itu," tuturnya.

Dikatakannya juga bahwa, berdasarkan informasi warga setempat sekitar tiga tahun lalu, pemerintah desa sebenarnya sudah pernah mengajukan usulan atau permohonan kepada pihak PLN, namun hingga saat ini usulan tersebut masih belum mendapat tanggapan.

"Kami mendorong agar usulan terkait peremajaan atau penggantian 70 tiang listrik itu dapat ditindak lanjuti oleh pemerintah maupun pihak PLN. Karena, kondisinya ini memang benar-benar sangat mengkhawatirkan dan berpotensi membahayakan keselamatan warga setempat," tegasnya. (DONNY D/R)