PANGKALAN LADA - Misteri hilangnya nyawa Ali Jasimin (46 tahun) warga RT 8 RW 2 Desa Pangkalan Tiga, Kecamatan Pangkalan Lada di sebuah sumur di kebun kelapa sawit, beberapa waktu lalu, masih gelap. Pihak kepolisian pun belum dapat menyimpulkan Ali Jasimin merupakan korban pembunuhan atau tidak.
Terkait hal ini, Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Banteng Aiptu Hendrik Purnomo, Senin (11/4/2016) menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
“Hasil visum RSR Semanggang terhadap korban juga masih belum kita terima. Tetapi berdasarkan pengamatan saat jenazah korban ditemukan, terdapat luka robek di kepala bagian belakang. Namun masih belum jelas luka tersebut disebabkan oleh apa?” papar Aiptu Hendrik.
Meski masih belum dapat mengambil kesimpulan, pihak kepolisian telah memeriksa beberapa orang saksi. Mereka antara lain orang yang menjadi penemu jenazah. Kemudian, Sulastri (47), istri korban dan sejumlah warga sekitar rumah.
“Berdasarkan keterangan warga, semasa hidup korban dikenal baik. bahkan korban juga merupakan salah seorang pengurus atau ta’mir masjid di desanya,” jelasnya.
(YD/B-12)


