PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua I DPRD Kalteng Abdul Razak berharap rencana pembangunan Bandar Udara (Bandara) baru yang berlokasi di Desa Sebuai, Kecamatan Kumai dan akan dikelola oleh pemda setempat agar dilanjutkan.

Razak mengungkapkan, rencana pembangunan Bandara baru ini sudah sejak lama, akan sangat disayangkan apabila tidak dilanjutkan. Sebab, adanya bandara baru itu bahkan bertarap internasional akan dapat memberikan dampak positif bagi daerah utamanya Kobar.

"Karena Kobar ini kan berada di bagian barat Kalteng, dan wilayahnya pun strategis dan yang paling penting yaitu juga sebagai pintu gerbang perekonomian Kalteng khususnya wilayah barat. Jadi, rencana ini jangan sampai hilang begitu saja," ujarnya, Jumat, 1 September 2023.

Razak menambahkan, apalagi pembangunan di Kabupaten Kobar saat ini sudah semakin berkembang ditambah lagi telah banyak berdiri kawasan industri sehingga sangat dibutuhkan penunjang transportasi cepat salah satunya yaitu transportasi udara.

"Sejak 2013 lalu Pemkab Kobar sudah merencanakan pembangunan Bandara ini, jadi sudah lama sekali. Pastinya kita menginginkan rencana tersebut dilanjutkan sehingga nantinya akses keluar masuk Kobar akan lebih mudah. Melihat perkembangan saat ini juga sudah saatnya Kobar memiliki Bandara baru," ucapnya.

--page

Rencananya pembangunan Bandara baru Kobar ini diatas lahan seluas 2.500 hektare dan lokasi pembangunannya direcanakan di Desa Sebuai. Pemkab Kobar telah menyediakan lahan tersebut dan tinggal hanya dieksekusi saja. Namun apabila memang terdapat kendala dalam realisasinya maka perlu diselesaikan.

"Jika itu terkendala pembebasan lahan, atau status lahan dan lain-lain maka perlu diselesaikan. Jika semua selesai nantinya pembangunan Bandara itu bisa masuk program rencana induk nasional mengingat anggaran untuk membangun bandara ini tidaklah sedikit," pungkasnya. (DONNY D/J)